
Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswi SMA SMART Ekselensia Indonesia, Kabupaten Bogor. Tim riset sekolah ini berhasil meraih Medali Emas dalam ajang Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang diselenggarakan di i3L University, Jakarta, pada 24–27 April 2026.
Kompetisi internasional ini diikuti oleh 560 tim dari 9 negara, menjadikannya ajang bergengsi bagi para pelajar dalam menunjukkan inovasi dan kemampuan riset di bidang sains.
Di bawah pembinaan GREAT Edunesia – Dompet Dhuafa, enam orang siswi SMA SMART Ekselensia Indonesia mengembangkan riset inovatif berupa biogas berbasis limbah organik. Bahan yang digunakan meliputi ubi cilembu, kulit pisang, dan kulit buah naga, yang diolah menggunakan reaktor mini portabel.
Inovasi ini tidak hanya menunjukkan kreativitas di bidang sains, tetapi juga sejalan dengan visi SMART Ekselensia Indonesia sebagai sekolah berwawasan lingkungan. Selain itu, penelitian ini turut mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengelolaan limbah dan energi terbarukan.
Kepala Sekolah SMA SMART Ekselensia Indonesia, Abdul Gani, S.Si., M.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Melalui riset dan kerja keras di bawah bimbingan Ust. Rudy Purwanto, S.Si., M.Pd. dan Ust. Agus Nurihsan, S.Si., siswa SMART Ekselensia Indonesia mampu bersaing di level dunia. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah. Tetaplah rendah hati dan terus berinovasi.”
Didampingi para pembimbing, tim riset ini membuktikan bahwa sains dapat menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi demi masa depan yang lebih berkelanjutan.