PAUD SMART Ekselensia Indonesia Gelar MITRAQU Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua Wujudkan Generasi Adab Qur’ani

MITRAQU Tahun Ajaran 2026/2027 PAUD SMART Ekselensia Indonesia di Gedung Qatar RST Dompet Dhuafa.

Bogor — PAUD SMART Ekselensia Indonesia menggelar MITRAQU (Madrasah Intensif Orang Tua Adab Qur’ani) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Sabtu, 4 Juli 2026, di Ruang Abu Bakar, Gedung Qatar Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Sinergi Pendidikan untuk Mewujudkan Generasi Adab Qurani” ini diikuti oleh 100 wali murid siswa baru sebagai langkah awal memperkuat kemitraan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

MITRAQU merupakan program pembinaan bagi orang tua yang dirancang untuk memperkuat kemitraan antara keluarga dan sekolah. Melalui program ini, orang tua dibekali pemahaman mengenai peran strategis mereka sebagai pendidik utama sehingga proses pembentukan karakter dan adab Qur’ani anak dapat berlangsung secara selaras, baik di rumah maupun di sekolah. Program ini juga menjadi wadah penyamaan visi antara sekolah dan keluarga agar tujuan pendidikan dapat diwujudkan secara bersama-sama.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ustazah Eha Zulaeha, Kepala Sekolah PAUD SMART Ekselensia Indonesia, bersama jajaran sekolah sebagai bentuk komitmen dalam membangun kemitraan yang erat dengan orang tua peserta didik. Hadir sebagai narasumber, Ustazah Eka Kurniasih, Manajer Dikdasmen SMART Ekselensia Indonesia, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi antara orang tua dan sekolah dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat. Menurut beliau, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan pendampingan, keteladanan, serta penguatan nilai-nilai yang diperoleh anak di rumah.

Dalam pemaparannya, Ustazah Eka juga mengajak para wali murid untuk memahami bahwa setiap anak memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, orang tua perlu mengenali berbagai bentuk kecerdasan yang dimiliki anak agar dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masing-masing.

“Setiap orang perlu menyadari dan mengembangkan ragam kecerdasan manusia dan kombinasi-kombinasinya. Multiple intelligence. Ada anak yang kecerdasan bahasanya bagus tapi matematikanya kurang, itu kurang atau tidak? Tidak,” ujar Ustazah Eka Kurniasih.

Menjelaskan lebih lanjut mengenai konsep multiple intelligences (kecerdasan majemuk), Ustazah Eka menekankan bahwa setiap anak memiliki kombinasi kecerdasan yang berbeda. Oleh sebab itu, kemampuan yang belum menonjol pada satu bidang tidak dapat dijadikan ukuran bahwa seorang anak kurang cerdas. Peran orang tua dan sekolah adalah bekerja sama untuk mengenali, mengembangkan, dan mengarahkan setiap potensi yang dimiliki anak agar dapat tumbuh secara optimal, baik dari aspek intelektual, spiritual, emosional, maupun karakter.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari penyampaian materi hingga diskusi dan tanya jawab. Forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkenalkan budaya belajar, nilai-nilai pendidikan, serta peran aktif orang tua dalam mendukung proses pembelajaran di PAUD SMART Ekselensia Indonesia. Melalui penyelenggaraan MITRAQU Tahun Ajaran 2026/2027, PAUD SMART Ekselensia Indonesia berharap terjalin kemitraan yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang kondusif dalam mewujudkan Generasi Adab Qur’ani, yaitu generasi yang tumbuh dengan akhlak mulia, menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.