Bogor — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti kegiatan PRAISE (Pelepasan Resmi Amanah Insan SMART Ekselensia Indonesia) Angkatan 17 yang digelar pada Rabu, 20 Mei 2026. Mengusung tema “Meretas Batas, Menjaga Integritas, melalui Pendidikan Berkualitas”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan sekaligus awal langkah baru para lulusan menuju masa depan.
Bertempat di Aula Zona Madina, sebanyak 21 penerima beasiswa penuh, resmi dinyatakan lulus dari SMART Ekselensia Indonesia. Kabar yang membahagiakan, enam wisudawan telah diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama lewat jalur prestasi maupun seleksi nasional.
Di antaranya, Daffa Haryanto diterima di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui jalur golden ticket. Sementara itu, Ahmad Abdal Hakim, Aidil Adha, M. Aghista Vianda Rahman, dan Muhammad Kevin berhasil diterima di IPB University melalui jalur SNBP. Selain itu, Rafli Adryan Permana diterima di Politeknik Pembangunan Pertanian melalui jalur prestasi. Sedangkan yang lainnya masih dalam proses pendaftaran di masing-masing kampus pilihannya.
Dalam sambutannya, Zayd Sayfullah, Direktur SMART Ekselensia Indonesia, mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan nilai-nilai yang telah ditanamkan di SMART Ekselensia Dompet Dhuafa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepedulian terhadap sesama serta terus berbakti kepada orang tua.
Pesan serupa disampaikan oleh Mulyadi Saputra selaku Deputi Direktur I Pendidikan Dompet Dhuafa. Ia mendorong para lulusan SMART untuk terus percaya diri dalam melangkah di tingkat nasional maupun internasional. Menjadi alumni SMART harus jadi kebanggaan yang patut dijaga dengan penuh integritas.
Acara ini turut dihadiri oleh Pengawas Pembina Kantor Cabang Dinas Wilayah 1, H. Suhardin, M.Pd, yang memberikan apresiasi atas kontribusi SMART Ekselensia Indonesia dalam mencetak generasi muda berkarakter dan berprestasi.
Momen sakral dan istimewa ini dilengkapi dengan keynote speech yang disampaikan oleh Yudi Latif, M.A., Ph.D., salah satu tokoh cendekiawan muslim Indonesia, sekaligus Anggota Dewan Pembina Dompet Dhuafa.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi rasa syukur dari para siswa, guru, dan orang tua. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga wujud komitmen dan konsistensi SMART Ekselensia Indonesia dalam membentuk generasi yang kelak jadi pemimpin peradaban di masa depan.
“Menjadi lulusan bukan hanya tentang meraih pencapaian pribadi, melainkan juga tentang bagaimana ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Apa pun jalan yang dipilih nanti, tetaplah bertumbuh, teruslah belajar mengenal diri, dan jadilah versi terbaik dari diri sendiri,”
pesannya dengan penuh semangat kepada para wisudawan.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi rasa syukur dari para siswa, guru, dan orang tua. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga wujud komitmen dan konsistensi SMART Ekselensia Indonesia dalam membentuk generasi yang kelak jadi pemimpin peradaban di masa depan.