Bogor, Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMART Ekselensia Indonesia melalui ajang pencak silat. Tiga siswa berhasil membawa pulang medali dalam Kejuaraan Pencak Silat IPB Championship 2026 yang berlangsung di Graha Widya Wisuda (GWW) IPB University.
Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Nur Zakhi, siswa kelas VII SMP, yang meraih medali emas; Danish Hafiza Utomo, siswa kelas X SMA, yang memperoleh medali perak; serta R. Habibi Musthafa Kamil, siswa kelas VII SMP, yang meraih medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi SMART Ekselensia Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi siswa tidak berhenti pada bidang akademik. Melalui olahraga, khususnya pencak silat, para siswa dilatih untuk membangun kedisiplinan, ketangguhan mental, sportivitas, dan keberanian menghadapi tantangan.
Bagi para siswa, pencapaian di arena pertandingan merupakan buah dari proses panjang yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis. Latihan yang konsisten, kesiapan mental, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka hingga mampu bersaing di ajang tersebut.

Muhammad Nur Zakhi tampil sebagai peraih medali emas. Sementara itu, Danish Hafiza Utomo mengamankan medali perak dan R. Habibi Musthafa Kamil melengkapi capaian SMART Ekselensia Indonesia dengan medali perunggu.
Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan keberagaman ruang tumbuh yang disediakan bagi siswa SMART Ekselensia Indonesia. Pencak silat tidak semata diposisikan sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter melalui nilai kedisiplinan, kerja keras, pengendalian diri, dan sportivitas.
Dalam proses pendidikan, kemampuan untuk bertanding dan menerima hasil dengan sikap sportif menjadi bagian penting dari pembentukan pribadi yang tangguh. Kemenangan tidak hanya diukur dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari kesanggupan siswa menjalani proses, menghadapi tekanan, serta belajar dari setiap pengalaman.
Capaian para pendekar muda SMART Ekselensia Indonesia di IPB Championship 2026 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Doa dan dukungan orang tua, bimbingan ustaz dan ustazah, serta pendampingan para pelatih menjadi bagian dari proses yang mengantarkan para siswa hingga ke arena kompetisi.
Bagi keluarga besar SMART Ekselensia Indonesia, tiga medali tersebut bukan sekadar tambahan koleksi prestasi. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa prestasi lahir dari proses yang dijalani dengan disiplin, kesungguhan, dan keberanian untuk terus bertumbuh.
Semangat tersebut diharapkan dapat menular kepada siswa-siswi lainnya untuk berani mengembangkan potensi masing-masing, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Sebab, menjadi pemimpin peradaban tidak hanya membutuhkan keluasan ilmu, tetapi juga karakter yang kuat, mental tangguh, dan kesediaan untuk terus belajar dari setiap proses.
Tiga medali dari IPB Championship 2026 menjadi satu lagi langkah kecil para siswa SMART Ekselensia Indonesia untuk terus berproses, berprestasi, dan memberi inspirasi.