Tiga Siswa SMART Ekselensia Tuntaskan Hafalan 30 Juz, Wisuda Tahfizh Teguhkan Ikhtiar Menjaga Al-Qur’an

Poster Wisuda Tahfizh Al-Qur'an 30 Juz SMART Ekselensia Indonesia yang menampilkan tiga siswa penghafal Al-Qur'an.

Bogor, September 2026 – Menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz merupakan pencapaian yang lahir dari proses panjang, kedisiplinan, serta komitmen yang terus dijaga. Prestasi tersebut diraih oleh tiga siswa SMART Ekselensia Indonesia yang kemudian dikukuhkan dalam Wisuda Tahfizh Al-Qur’an 30 Juz yang diselenggarakan pada Jumat (4/9/2026) di Masjid Al-Insan SMART Ekselensia Indonesia.

Tiga siswa yang berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz tersebut adalah Ahmad Bayu Febriatno (XII IPS), Fathan Ramzy Hasan (XI IPS), dan Muhammad Rafa Al Farisi (XI IPA). Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa proses pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan generasi yang dekat dengan Kalamullah sekaligus memiliki semangat belajar yang tinggi.

Prosesi wisuda mengusung tema “Beyond 30 Juz: Bukan Akhir Hafalan, tetapi Awal Pengamalan”. Tema ini menegaskan bahwa capaian hafalan bukanlah garis akhir perjalanan seorang hafiz, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Bayu Febriatno menyelesaikan hafalan 30 juz melalui proses pembinaan yang dijalani sejak menempuh pendidikan di SMART Ekselensia Indonesia dari jenjang SMP hingga SMA. Adapun Fathan Ramzy Hasan dan Muhammad Rafa Al Farisi berhasil mencapai target hafalan melalui akumulasi dan agregasi setoran hafalan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan selama masa pendidikan mereka.

Kegiatan wisuda dihadiri oleh para siswa, guru, dan civitas akademika SMART Ekselensia Indonesia. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ust. Zayd Sayfullah, Direktur SMART Ekselensia Indonesia, serta Ust. Ahmad Dimas S., Kepala Asrama SMART Ekselensia Indonesia. Kehadiran para pimpinan sekolah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap ikhtiar para siswa dalam menjaga dan menghafalkan Al-Qur’an.

Keberhasilan ketiga wisudawan tidak terlepas dari peran banyak pihak yang senantiasa mendampingi proses mereka. Dukungan para ustadz dan ustadzah pembimbing, guru, orang tua, serta seluruh keluarga besar SMART Ekselensia Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan hingga tuntasnya hafalan 30 juz tersebut.

Dalam konteks pendidikan Islam, menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengingat rangkaian ayat, melainkan proses pembentukan karakter yang menuntut kesungguhan, kesabaran, dan kedekatan spiritual dengan Al-Qur’an. Karena itu, capaian yang diraih ketiga siswa ini menjadi prestasi yang patut disyukuri sekaligus amanah yang harus terus dijaga.

Suasana khidmat dan penuh rasa syukur mewarnai jalannya prosesi wisuda. Para peserta yang hadir menyaksikan secara langsung penghargaan atas perjuangan para wisudawan, sekaligus menjadikannya sebagai inspirasi untuk terus meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program tahfizh yang menjadi bagian dari pembinaan karakter di sekolah, SMART Ekselensia Indonesia terus berupaya melahirkan generasi muslim yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi keislaman yang kuat. Harapannya, para wisudawan dapat menjadi teladan yang menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan mereka.

Sebagaimana tema yang diusung dalam wisuda tahun ini, keberhasilan menyelesaikan hafalan 30 juz diharapkan menjadi titik awal untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, menjadikannya pedoman hidup, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat.